Seri Artikel Gen AI #6 : Menyusun Aktivitas Pembelajaran yang Selaras dengan Gen AI
Seri Artikel Gen AI #6 : Menyusun Aktivitas Pembelajaran yang Selaras dengan Gen AI
A. PENGANTAR: TANTANGAN KESELARASAN AKTIVITAS
Setelah tujuan pembelajaran dirumuskan, tantangan berikutnya adalah menyusun aktivitas pembelajaran yang benar-benar mengarah pada tujuan tersebut. Dalam praktik di lapangan, aktivitas belajar sering kali bersifat rutin dan berulang, seperti membaca, mencatat, dan mengerjakan soal, tanpa kejelasan hubungan dengan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai.
Di GenAILabs, kami mengeksplorasi bagaimana Gen AI dapat membantu guru menghasilkan variasi ide aktivitas pembelajaran yang segar. Namun, tanpa penyaringan dan refleksi dari guru, aktivitas yang dihasilkan berisiko tidak relevan dengan konteks kelas. Artikel ini membahas bagaimana guru dapat menggunakan Gen AI sebagai mitra berdiskusi untuk menyusun aktivitas pembelajaran yang selaras sekaligus tetap manusiawi.
B. MENGAPA AKTIVITAS PEMBELAJARAN SERING TIDAK SELARAS?
Beberapa permasalahan umum yang sering terjadi di sekolah antara lain:
Aktivitas disusun sebelum tujuan pembelajaran jelas.
Aktivitas dipilih karena kebiasaan, bukan kebutuhan belajar.
Kurangnya waktu guru untuk merancang variasi aktivitas yang menarik.
Aktivitas terlihat aktif secara fisik, tetapi tidak mengarah pada capaian kompetensi (kognitif).
Kondisi ini membuat pembelajaran terasa monoton dan kurang bermakna bagi peserta didik.
C. PRINSIP MENYUSUN AKTIVITAS PEMBELAJARAN YANG SELARAS
Sebelum memanfaatkan AI, guru perlu berpegang pada prinsip dasar yang kami kembangkan di GenAILabs:
Keselarasan (Alineasi): Aktivitas harus mengarah langsung pada tujuan. Setiap langkah dalam proses belajar harus memiliki kontribusi nyata terhadap pencapaian kompetensi.
Diferensiasi: Aktivitas perlu mempertimbangkan karakter, minat, dan kesiapan peserta didik yang beragam. Pembelajaran tidak boleh bersifat one-size-fits-all.
Realistis: Variasi aktivitas memang penting, namun harus tetap mempertimbangkan ketersediaan sumber daya, waktu, dan kapasitas operasional sekolah.
Agensi Guru: Guru tetap memegang kendali penuh. Meskipun AI dapat memberikan ribuan saran, gurulah yang paling memahami dinamika psikologis dan sosial di kelasnya.
D. PERAN GEN AI DALAM MENYUSUN AKTIVITAS PEMBELAJARAN
Gen AI dapat menjadi asisten yang sangat membantu guru dalam beberapa hal:
Memberi alternatif ide aktivitas pembelajaran yang tidak terpikirkan sebelumnya.
Membantu memetakan aktivitas agar tetap konsisten dengan tujuan pembelajaran.
Menawarkan variasi pendekatan belajar (Visual, Auditori, Kinestetik).
Namun, AI tidak dapat menilai dinamika kelas secara akurat. Oleh karena itu, hasil AI harus diposisikan sebagai bahan diskusi, bukan instruksi mutlak.
E. LANGKAH-LANGKAH MENYUSUN AKTIVITAS DENGAN BANTUAN GEN AI
Berikut adalah alur kerja praktis yang bisa Anda terapkan:
Menetapkan Tujuan Pembelajaran sebagai Acuan Utama: Pastikan TP sudah operasional sebelum membuka aplikasi AI.
Mengajak AI Berdialog untuk Mencari Alternatif: Gunakan prompt yang spesifik (sebutkan jenjang, mata pelajaran, dan karakteristik siswa) agar ide yang dihasilkan aplikatif.
Memilah Aktivitas yang Relevan: Seleksi ide AI dengan pertanyaan: Apakah aktivitas ini realistis? Apakah membantu siswa mencapai target?
Menyesuaikan dengan Konteks Nyata: Saring ide yang terlalu kompleks dan pastikan tidak membebani peserta didik.
Menyusun Alur Pembelajaran: AI dapat membantu menyusun urutan (Apersepsi - Inti - Penutup), tetapi guru memastikan alur tersebut sesuai dengan ritme kelas.
F. CONTOH PENERAPAN SEDERHANA
Sebagai contoh, jika tujuannya adalah "memahami siklus air", AI mungkin menyarankan pembuatan maket yang rumit. Namun, guru yang memiliki agensi akan memodifikasinya menjadi simulasi sederhana menggunakan kantong plastik transparan yang ditempel di jendela kelas—sebuah aktivitas yang murah, realistis, namun sangat berkesan bagi siswa.
G. MENJAGA AKTIVITAS PEMBELAJARAN TETAP MANUSIAWI
Aktivitas pembelajaran bukan sekadar rangkaian tugas. Di dalamnya terdapat interaksi, emosi, dan pengalaman belajar. Guru perlu memastikan bahwa aktivitas pembelajaran:
Memberi ruang interaksi antar siswa.
Menghargai perbedaan kemampuan.
Mendorong keterlibatan aktif dan kesejahteraan emosional peserta didik.
H. PENUTUP
Gen AI adalah alat bantu yang efektif dalam menyusun aktivitas pembelajaran jika digunakan secara kritis dan reflektif. Dengan menempatkan AI sebagai asisten dan guru sebagai desainer utama, pembelajaran dapat menjadi lebih variatif, terarah, dan bermakna bagi setiap murid.
Simak terus seri artikel dari GenAILabs untuk tips praktis lainnya dalam mentransformasi ruang kelas Anda dengan teknologi masa depan!